Startup perikanan budidaya Indonesia eFishery telah menunjuk mantan CEO GoPay sebagai komisaris barunya

Startup akuakultur Indonesia eFishery telah mempekerjakan mantan CEO GoPay Aldi Haryopratomo sebagai komisarisnya, menurut sebuah pengumuman.

Haryopratomo bergabung dengan GoPay pada Desember 2017 dan menjadikannya salah satu dompet elektronik terbesar di nusantara.

Dalam perannya saat ini, Haryopratomo akan membantu perusahaan menjangkau satu juta petani, meningkatkan mata pencaharian mereka, dan mencapai dampak sosial ekonomi yang diperlukan melalui ekosistem akuakultur selama tiga tahun ke depan, kata Gibran Huzaifah, CEO dan salah satu pendiri eFishery.

“Ia memiliki pengalaman dan keahlian yang luas dalam mengembangkan produk dan membangun bisnis yang menargetkan UMKM, masyarakat pedesaan, dan sektor informal yang memiliki dampak besar, seperti Mapan dan GoPay, yang telah menyentuh jutaan pengguna. “tambah Huzaifah.

EFishery didirikan pada tahun 2013 oleh Huzaifah dan pendiri lainnya Chrisna Aditya dan Ihsan Akhirulsyah dan menawarkan layanan terintegrasi, mulai dari peternakan hingga pembiayaan hingga distribusi. Startup ini mendapatkan jumlah yang tidak diungkapkan dalam putaran Seri B dari Go-Venture dan Northstar Group pada Agustus 2020.

Penunjukan Haryopratomo sebagai komisaris merupakan evolusi alami dari hubungan jangka panjang antara kedua pengusaha tersebut. Pertama, mereka bertemu pada 2015 di Endeavour Entrepreneur Program, di mana Huzaifah mengaku telah melihat Haryopratomo sebagai seseorang yang visinya sejalan dengan ambisi eFishery.

Hubungan Haryopratomo dengan ekosistem startup yang berkembang dimulai sejak berdirinya RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda) pada tahun 2009, yang lebih dikenal saat ini sebagai Mapan. Startup ini didirikan untuk membantu para wanita di pedesaan yang berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas hidup.

Mapan diambil alih oleh Gojek pada tahun 2017.

“Ketika saya pertama kali bertemu Gibran, eFishery bahkan belum mengumpulkan dana Serie A. Setiap kali saya mengunjungi desa tempat eFishery beroperasi, saya merasakan kepercayaan yang dalam antara petani dan tim eFishery. Budaya dasar eFishery yang kuat tidak berubah sejak awal dan menurut saya sangat menginspirasi, ”kata Haryopratomo.

READ  Fakta tentang kasus narkoba mantan anak IBS, positif Sabu, meski polisi tidak menemukan obatnya

Tahun lalu, eFishery mengatakan pendapatannya meningkat empat kali lipat sejak 2019. Pada tahun 2021, eFishery berencana untuk memperkenalkan layanan Smart Farming Solution terintegrasi yang telah dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya udang.

Pendukung eFishery yang ada termasuk Aqua Sparks, Wavemaker Partners, InnoVen Capital, Triputra Group, 500 startups dan Unreasonable Capital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *