Indonesia sedang mempertimbangkan pembatasan yang lebih keras sebagai tanggapan terhadap masyarakat Omicron

Dio Suhenda (The Jakarta Post)

BONUS

Jakarta
Sen, 20 Desember 2021

Pemerintah telah menyatakan bahwa kondisi tertentu harus dipenuhi sebelum pembatasan dapat diperketat dalam menanggapi varian COVID-19 Omicron yang sangat menular karena lebih banyak negara telah ditambahkan ke daftar larangan perjalanan.

Langkah itu dilakukan ketika negara-negara lain memperkenalkan kembali atau mempertimbangkan pembatasan yang lebih ketat sebagai tanggapan terhadap Omicron, yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia menimbulkan risiko global “sangat tinggi”, karena penelitian awal menunjukkan bahwa mutasinya dapat menyebabkan penularan yang lebih tinggi dan lebih banyak kasus COVID-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, yang memimpin penanganan COVID-19 pemerintah di Jawa dan Bali, mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan terbaru mengenai varian baru, menambahkan bahwa mereka telah menyiapkan “tindakan darurat”. . ketika kondisi tertentu terpenuhi.

untuk membaca cerita lengkapnya

BERLANGGANAN SEKARANG

Mulai dari Rp 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • e-Post surat kabar harian digital
  • Tidak ada iklan, tidak ada gangguan
  • Akses istimewa ke acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

Atau biarkan Google mengelola langganan Anda

READ  Indonesia Tambah Patroli Setelah Kapal Terdeteksi di Laut China Selatan | Pesan sengketa perbatasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *