Indonesia dan Singapura melanjutkan pembicaraan tentang rencana perjalanan yang saling divaksinasi


JAKARTA (CNA) – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menlu Singapura Dr. Vivian Balakrishnan telah setuju untuk melanjutkan pembicaraan tentang perjalanan yang aman antara kedua negara, termasuk melalui rencana perjalanan vaksin bilateral (VTL).

Setelah pertemuan para menteri pada hari Selasa, Kementerian Luar Negeri Indonesia menulis: “Kedua pihak telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan tentang perjanjian VTL secara bilateral.

“Kedua Menlu juga membahas detail implementasi VTL unilateral yang diberikan Singapura kepada pemudik dari Indonesia kepada pemudik dari Indonesia secara point-to-point yaitu dari Jakarta ke Singapura.”

Menurut pernyataan itu, Marsudi mengatakan, “Menlu Singapura mengatakan bahwa penerapan VTL sepihak Singapura didasarkan antara lain, kepercayaan pada sistem, terus membaiknya situasi COVID-19 di Indonesia dan tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.”

Pada hari Senin, Indonesia melaporkan 221 kasus baru COVID-19.

Saat ini ada lebih dari 4,2 juta kasus di Indonesia. Lebih dari 30 persen penduduk negara itu divaksinasi lengkap.

File foto Menteri Luar Negeri Singapura Dr. Vivian Balakrishnan dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. FOTO: CNA

Dalam pernyataan tersebut, Menkeu juga mengutip dr. Balakrishnan, mengatakan bahwa implementasi VTL sepihak Singapura akan menggunakan penerbangan yang ditugaskan untuk menjaga kesehatan masyarakat. VTL sepihak negara-kota dengan Indonesia mulai berlaku pada tanggal 29 November.

Pada hari Senin, Menteri Transportasi Singapura S. Iswaran mengatakan bahwa VTL awalnya sepihak dengan Indonesia, karena yang terakhir tetap tertutup untuk perjalanan umum.

“Sejak 14 Oktober, Indonesia secara sepihak membuka kembali perbatasannya untuk mengizinkan pengunjung dari 19 negara,” kata Iswaran.

“Kami berharap Indonesia segera membuka kembali perbatasannya untuk pelancong dari Singapura,” katanya seraya menambahkan bahwa akan ada dua koneksi harian antara Singapura dan Jakarta. Ini akan ditingkatkan secara bertahap menjadi empat.

READ  Jalur Indonesia menuju CO2 bersih termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan larangan mobil ICE

Permohonan untuk pengunjung jangka pendek dan pemegang paspor jangka panjang dari Indonesia dimulai pada
22 November.

Marsudi dan dr. Balakrishnan juga membahas menciptakan gelembung perjalanan yang aman antara Singapura dan Bintan dengan feri, kata Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu menambahkan bahwa para menteri sedang membahas rencana untuk mengadakan retret pemimpin antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Mereka sepakat untuk menyiapkan hasil pertemuan yang konkrit dan bermanfaat bagi kedua negara, kata pernyataan itu.

Selama wawancara dengan CNA Jumat lalu, Jokowi mengatakan dia akan berdiskusi dengan Lee bagaimana dan kapan kedua negara dapat membuka kembali perbatasan mereka ketika mereka bertemu akhir tahun ini.

“Kita akan membahas regulasi koridor perjalanan yang kita harapkan bisa dibuka, tapi tidak di semua tempat di Indonesia,” kata Jokowi, panggilan akrab presiden Indonesia itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *