Gempa bermagnitudo 6,9 mengguncang Indonesia bagian barat

Gempa berkekuatan 6,9 skala Richter mengguncang Indonesia bagian barat, kata Survei Geologi Amerika Serikat, tanpa ada laporan kerusakan segera.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman yang dangkal tepat setelah pukul 20:30 waktu setempat pada hari Jumat dengan pusat gempa di dekat Enggano, sebuah pulau lepas pantai kecil sekitar 155 km barat daya Bengkulu di Sumatera, kata USGS.

Gempa susulan berkekuatan 5,4 melanda daerah yang sama pada pukul 21:07 waktu setempat, kata USGS.

“Kami sudah cek ke pihak berwenang di Pulau Enggano yang paling dekat dengan pusat gempa, dan mereka melaporkan bahwa gempa terasa samar-samar di sana. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Abdul Muhari.

Warga di Bengkulu yang dihubungi detikcom tidak merasakan getaran atau mengatakan terasa samar-samar.

“Anehnya, saya tidak merasakan apa-apa. Saya masih di luar berbicara dengan tetangga saya dan kami tidak tahu ada gempa,” kata Hendri Tasparillo, 34.

Peringatan dari Sistem Peringatan dan Mitigasi Tsunami Samudra Hindia di India dikeluarkan tak lama setelah gempa itu dicabut pada pukul 14.39 waktu setempat kemarin. itu berkata.

Indonesia sering mengalami gempa bumi karena lokasinya di “Cincin Api” Pasifik, busur aktivitas seismik yang intens di mana lempeng tektonik bertabrakan dan membentang dari Jepang hingga Asia Tenggara dan melintasi Cekungan Pasifik.

Gempa berkekuatan 6,2 yang melanda pulau Sulawesi pada Januari tahun lalu menewaskan lebih dari 100 orang dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Pada tahun 2018, gempa bumi berkekuatan 7,5 dan tsunami berikutnya menewaskan lebih dari 2.200 orang di Palu di pulau Sulawesi. —AFP

READ  SSEK mendukung SYSTEMIQ dalam proyek pembuangan sampah lokal di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.