Bantuan Kemanusiaan di Indonesia | Palang Merah Inggris

Bagaimana masyarakat yang terkena dampak gempa bumi di Indonesia?

Dampak terparah terjadi di Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Tentang Jawa, tTerjadi kerusakan luas pada bangunan dan infrastruktur 3.257 unit rumah dan fasilitas kesehatan terdampak, termasuk RSUD Cianjur. Gedung pemerintahan, tempat ibadah dan lembaga pendidikan juga rusak.

Pemadaman listrik mempengaruhi ribuan dan mengganggu jaringan komunikasi di beberapa lokasi yang terkena dampak. Di Kabupaten Cianjur saja, PLN berdampak pada 358 gardu induk, menyebabkan 17.900 pelanggan mati listrik.

Masyarakat di daerah ini putus asa dan telah diperingatkan akan gempa susulan. Badan cuaca Indonesia telah menyarankan penduduk untuk tetap berada di luar ruangan dan menghindari kembali ke dalam gedung.

Indonesia sangat rentan terhadap gempa bumi karena lokasinya di Cincin Api Pasifik, zona vulkanik paling aktif di dunia.

Pada bulan Februari tahun ini, gempa berkekuatan 6,2 di provinsi Sumatera Barat menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai lebih dari 460 lainnya.

Pemerintah Indonesia fokus pada upaya penyelamatan

Pemerintah negara bagian telah mengumumkan keadaan darurat untuk jangka waktu 30 hari dari 21 November hingga 20 Desember 2022.

Badan Nasional Perlindungan Sipil (BNPB) telah mengirimkan tim reaksi cepat dan dukungan logistik ke lokasi yang terkena dampak, termasuk Sembako. Mereka fokus pada upaya evakuasi yang sedang berlangsung, penilaian dampak dan pembangunan tenda.

Bagaimana Palang Merah mendukung masyarakat setelah gempa bumi di Indonesia?

Palang Merah Indonesia, yang dikenal sebagai Palang Merah Indonesia, berada di lapangan membantu operasi pencarian dan penyelamatan, mengevakuasi keluarga ke tempat yang aman dan memastikan orang-orang mendapatkan makanan, air bersih, selimut, peralatan medis dan tempat berlindung yang mereka butuhkan.

READ  Tim sepak bola dan dayung Indonesia berangkat ke SEA Games ke-31

Untuk mendukung upaya penyelamatan, Palang Merah Indonesia telah mengerahkan:

  • 13 karyawan
  • 3 unit troli pengangkut
  • 2 tangki air
  • 3 tenda
  • 100 terpal
  • 300 kasur
  • 200 selimut
  • 150 perlengkapan bayi
  • 800 perlengkapan kebersihan
  • 20.000 masker medis
  • 500 sarung tangan karet
  • 1 unit pembangkit listrik

Tim Palang Merah dari seluruh dunia juga bersiaga dan siap membantu segera setelah dipanggil. Mereka bersiap memberikan bantuan kemanusiaan bersama pemerintah Indonesia dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.