Jaksa menegur Nora karena bermesraan dengan Jerinx di mobil tahanan sejenak

Denpasar – –

Nora Alexandra anggotapemesanan Video bareng suaminya, I Gede Ari Astina alias Jerinx SIDdi dalam mobil detensi. Menurut Kejaksaan Negeri Denpasar (Kejari), hal itu melanggar etika dan dianggap melanggar SOP.

“Ya, baik hati di tahanan berarti etika. Dulu saya menegurnya, jangan sampai dia kantor Pos Itu jadi begituKami tidak nyaman mengoreksinya ke depannya, “kata Eka Widanta, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, saat dihubungi. detikcom, Selasa (29.9.2020).

Eka melanjutkan, pertemuan dengan tahanan tidak melanggar prosedur. namun pemesanan-video yang berisi keintiman bertentangan dengan etika.

Eka mengaku memberikan keleluasaan agar Nora bisa masuk ke dalam mobil detensi karena ada demonstran. Ia mengaku tak menyangka Jerinx dan Nora akan bermesraan di dalam mobil detensi.

“”Gini Apa yang terjadi sebelumnya, kita akhiri prosesnya jadi tidak ada massa pada titik ini, bukan? Saya takut jika akan ada misa atau jika saya akan memberikan waktu kepada keluarganya untuk bertemu. Saya langsung mengajak mereka masuk ke dalam mobil detensi agar tidak siap lagi. Misalnya, narapidana bisa dikunjungi keluarganya, jadi saya bawa langsung ke mobil ajaAnda hanya punya 3 menit. Ternyata pembuatan video seperti itu dilakukan dengan hati nurani aja jadi, “kata Eka.

Momen Jerinx dan Nora bercumbu di mobil penjara sudah marakpemesanan di media sosial (medsos). Dalam video singkat tersebut, Jerinx dan Nora duduk bersebelahan.

Keduanya melepaskan pelukan nostalgia mereka. Namun pada saat itu, Jerinx dan Nora terlihat berciuman beberapa kali.

Jerinx diketahui telah melalui rapat lanjutan hari ini dengan agenda pembacaan keberatan atau eksepsi atas dugaan jaksa penuntut (JPU) terkait isu ujaran kebencian. pemesanan– sebuah ‘kacung IDI WHO’. Dipanggil dalam konferensi on line Alhasil, Tim Penasehat Hukum Jerinx meminta dewan menolak tudingan JPU.

READ  Ruben Onsu dan keluarganya ingin pindah ke Singapura ke Amsterdam

(jbr / tor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *