Duo elektro-pop Indonesia, Santamonica, kembali dengan single magnetik ‘Wanderlust’.

Duo pop elektronik Indonesia Santamonica telah merilis single baru “Wanderlust”, yang menandai comeback grup tersebut setelah hampir 14 tahun.

‘Wanderlust’, sebuah cover dari single ‘Wanderlust’ oleh duo elektronik Indonesia KimoKal dari tahun 2018, menggabungkan kemahiran nada Joseph Saryuf dengan nyanyian halus Anindita Saryuf. Lagu ini tersedia secara eksklusif dari Joox.

Pratinjau dan streaming lagu berikut secara lengkap Sini::

Pada bulan Desember, KimoKal juga melaporkan single Santamonica 2007 ‘Wanderlust’, yang juga dirilis di Joox. Sampul timbal balik ‘Wanderlust’ adalah bagian dari seri sampul yang dipesan oleh layanan streaming. Bulan lalu, grup musik rock Indonesia Kelompok Penerbang Roket dan The Brandals saling mempersembahkan lagu-lagu tersebut sebagai bagian dari seri ini.

Lihat sampul KimoKal tentang Santamonica di bawah ini dan streaming secara lengkap Sini::

Joseph Saryuf dari Santamonica, yang mengaransemen dan memproduksi sampulnya, mengatakan dia menambahkan elemen musik baru yang sebelumnya asing baginya. “Dengan jeda panjang dari upaya terakhir kami sebagai grup dan eksplorasi saya sebagai produser untuk musisi lain, banyak hal yang memengaruhi lagu tersebut,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Lagu ini diaransemen selama 30 hari dan menampilkan perkusi yang lebih berani dan rentang suara yang lebih luas daripada lagu asli KimoKal.

“Sebagai produser, saya selalu ingin melakukan hal-hal baru dan kami terbuka untuk semuanya. Kami selalu berusaha untuk maju, mungkin secara tidak sadar, untuk menghindari “formula” yang sama. Kami selalu ingin mengubah diri kami sebagai musisi, ”kata Joseph tentang Santamonica.

Sebagai anggota pendiri grup elektronik Direct Action, Joseph juga memproduksi rilisan seperti album The Brandal 2010 DGNR8 dan album 2013 Lala Karmela Between Us.

READ  Daftar pusaka Lina kepada Rizky Febian yang diduga dijual Teddy

Santamonica didirikan pada tahun 2003 dan mengutip tindakan shoegaze dan electronica seperti My Bloody Valentine, Cocteau Twins, Air, dan Slowdive sebagai inspirasi.

Pada tahun 2007 mereka merilis album debut mereka yang mendapat pujian kritis “Curiouser and Curiouser”. Album yang ditandai dengan perpaduan elektro-pop, bossa nova dan shoegaze ini secara luas dianggap sebagai salah satu album terbaik di Indonesia pada tahun 2007.

Edisi terbatas ‘Curiouser and Curiouser’ dirilis di Jepang pada tahun 2009 di bawah JVC / Victor Entertainment Inc. dan Santamonica merilis rekaman di vinyl pada Agustus 2020 di bawah Rekor LaMunai Indonesia. Sebuah remix dari ‘Wanderlust’ Santamonica telah ditambahkan sebagai trek bonus.

Tonton video Wanderlust di bawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *