5 Penyebab Kylian Mbappe Bergabung dengan Liverpool, Nomor 1 Mengirim Kode Keras: Bola Okezone

KYLIAN Mbappe akan meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2021. Kondisi ini langsung dimanfaatkan Liverpool. Menurut media Prancis, L’Equipe, Orang Komunis – dijuluki Liverpool – berada di garis depan dalam hal memenangkan pesepakbola berusia 21 tahun itu.

Apa saja faktor yang membuat Mbappe melanjutkan karirnya di Liverpool? Okezone akan mengungkap alasan Mbappe siap berkarir di Liverpool yang diciptakan oleh Jurgen Klopp.

Berikut 5 alasan Kylian Mbappe datang ke Liverpool:

5. balon dOr


Mbappe membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Selain itu, Mbappe telah menjuarai Piala Liga Prancis selama empat musim berturut-turut sejak pensiun sebagai pesepakbola profesional pada 2016-2017. Namun, Mbappe tidak pernah dipastikan sebagai peraih trofi Ballon d’Or, supremasi pemain terbaik dunia.

Sejauh ini, performa terbaik Mbappe hanya berada di urutan keempat dalam Ballon d’Or 2018. Mbappe pernah meraih trofi Ballon d’Or karena hanya membela tim seperti PSG? Jawabannya bisa jadi.

Tidak ada satu pun pemain PSG yang memenangkan Bola Emas sejak dianugerahi Ballon d’Or pada tahun 1956. Bagaimana dengan Liverpool? Mereka mengirim Michael Owen untuk memenangkan trofi Ballon d’Or pada 2001. Makanya, peluang Mbappe meraih gelar Ballon d’Or sangat bagus jika bergabung dengan Liverpool.

4. Trofi Liga Champions

Trofi Liga Champions

Mbappe sudah menjalani empat musim sebagai pesepakbola profesional namun belum pernah memenangkan trofi Liga Champions. Prestasi terbaik Mbappe hingga saat ini adalah meloloskan PSG ke final Liga Champions 2019-2020.

BACA JUGA: Kylian Mbappe Jadi Pemain Prancis Pertama yang Mencetak 100 Gol untuk Liverpool?

Pindah ke PSG memberi kesempatan Mbappe untuk merebut trofi Liga Champions. Liverpool sendiri dalam kondisi sangat baik. Dalam tiga musim terakhir Orang Komunis – julukan Liverpool – lolos tiga kali ke partai puncak Liga Champions.

READ  Achraf Hakimi Mengesankan

3. Coba kompetisi baru

Kylian Mbappe

Sejauh ini Mbappe bagus di kandang. Pasalnya dalam empat musim sebagai pesepakbola profesional, Mbappe hanya berada di Liga Prancis, tepatnya di AS Monaco (2016-2017) dan Paris Saint-Germain (2017 hingga saat ini).

Setelah sukses besar di liga Prancis (empat gelar liga Prancis dan dua piala mencetak gol Prancis), Mbappe mencoba meninggalkan Liga Premier. Selain itu, kecepatan Mbappe diprediksi akan sejalan dengan gaya kompetisi Negeri Ratu Elizabeth.

2. Duet dengan Salah dan Mane

Mohamed Salah

Jika Mbappe mendarat, pelatih Liverpool Jurgen Klopp akan memainkan formasi 4-2-3-1. Dalam pola ini, Mbappe akan berperan sebagai penyerang tengah, diapit oleh dua winger lincah atas nama Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Kehadiran Mohamed Salah dan Mane diharapkan bisa membuat Mbappe semakin tertarik dengan Liverpool. Pasalnya, dua nama di atas menjadi aktor di balik kesuksesan Liverpool meraih trofi Liga Champions dan Liga Inggris dalam dua musim terakhir.

1. Liverpool Datar

Jadwal Liverpool

Pada Mei 2020, Mbappe mengeluarkan hard code untuk melanjutkan karirnya di Liverpool. Mbappe memuji kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan Liverpool di Premier League 2019-2020.

Sekadar informasi, Liverpool tampil dominan di Premier League 2019-2020. Bahkan Liverpool menyegel gelar ketika kompetisi masih berlangsung tujuh minggu! Di akhir musim, Liverpool mengoleksi 99 poin, unggul 18 poin dari Manchester City di tempat kedua.

“Musim ini Liverpool adalah mesin di Liga Inggris. Mereka membuat kemenangan menjadi mudah, tetapi pada kenyataannya itu tidak pernah mudah. Penampilan seperti yang mereka lakukan (Liverpool) tidak terjadi begitu saja. “Hasil yang Anda raih hari ini adalah berkat kerja keras selama latihan dan pelatih yang sangat bagus (Klopp),” kata Mbappe. Cermin.

READ  Lorenzo mengklaim ada dua orang yang mendepaknya dari Yamaha: Okezone Sports

Written By
More from Faraz Khalifa

Tanpa Ricky Yacobi, Kurniawan dan Bepe tidak akan ada

Jakarta – – Ricky Yacobi adalah idola penyerang tahun 90-an. Mungkin tidak...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *