Pria selamat setelah dimakamkan selama 33 jam, korban gempa Turki mencapai 62 orang

GAMBAR. Anggota tim penyelamat mencari korban di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota pelabuhan Aegean Izmir, Turki, pada Sabtu (31/10/2020). REUTERS / Murad Sezer

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID – IZMIR. Seorang pria berusia 70 tahun diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang runtuh di kota Izmir Turki pada hari Minggu, setelah terkubur selama 33 jam. Seperti diketahui, gempa bumi kuat melanda pantai Aegean Turki dan Kepulauan Yunani.

Pria, yang diidentifikasi sebagai Ahmet Citim, diselamatkan dari salah satu dari 20 bangunan tempat tinggal yang hancur di distrik Bayrakli di Izmir, di mana bangunan tua yang rawan gempa telah diganti dengan proyek konstruksi baru. Rekaman televisi menunjukkan bahwa bangunan yang runtuh itu adalah bangunan tua.

Tim penyelamat dan darurat telah bekerja di gedung-gedung yang rusak selama dua hari dan Presiden Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahnya “bertekad untuk menyembuhkan luka saudara-saudari kita di Izmir sebelum hawa dingin dan musim hujan tiba.” .

meluncurkan ReutersOtoritas Turki melaporkan jumlah kematian yang lebih tinggi pada hari Minggu, menjadikan jumlah kematian menjadi 62, semuanya di Izmir. Sementara itu, dua remaja tewas di Pulau Samos, Yunani.

Baca juga: Gempa Turki memakan korban, beginilah nasib WNI di Turki

Menurut badan bencana dan darurat Turki AFAD, lebih dari 3.000 tenda dan 13.000 tempat tidur telah disediakan untuk tempat penampungan sementara. AFAD juga mengatakan sekitar 940 orang terluka dalam gempa bumi hari Jumat.

Hingga saat ini, lebih dari 700 korban telah dipulangkan dari rumah sakit, sementara delapan lainnya masih dalam perawatan intensif, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca.

READ  Sopir pengiriman Amazon tertangkap mengumpat dan berteriak kesakitan di truknya

Turki adalah celah dan rawan gempa bumi. Pada tahun 1999, dua gempa bumi kuat menewaskan 18.000 orang di Turki barat laut.

Gempa bumi hari Jumat, yang menurut Kandilli Institute yang berbasis di Istanbul berkekuatan 6,9 skala Richter, berpusat di Laut Aegea, timur laut Samos.

Baca juga: Gempa mengguncang Turki, menewaskan 6 orang dan puluhan bangunan ambruk




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.