Liverpool memprotes insiden VAR saat derby Merseyside melawan Everton. Periksa papan peringkat Liga Premier

BANJARMASINPOST.CO.ID – Laga Derby Merseyside Liga Primer Dibawah Everton vs. Liverpool Tinggalkan cerita untuk si merah karena sudah ada dua insiden VAR yang diklasifikasikan berbahaya.

Liverpool secara resmi mengajukan protes atas insiden VAR pada pertandingan yang dibuat Everton kuat Peringkat Liga Premier, Sabtu (17 Oktober 2020).

Liverpool menyatakan ketidakpuasannya dengan kinerja Video Assistant Referee (VAR) pada rekannya Everton.

Laga Derby Merseyside sendiri berakhir 2-2. Di Liga Inggris, Everton meraih 13 poin dan Liverpool harus puas menempati posisi kedua.

Baca juga: Hasil tinju dunia: Babak demi babak duel Lomachenko melawan Lopez, Teofimo Lopez menjadi bintang baru

Baca juga: Kisah Zlatan Ibrahimovic ingin diganti jika Stefano Pioli bereaksi antara duel dan AC Milan

Baca juga: Timnas Indonesia versus Bosnia U-19: Shin Tae-yong punya pilihan antara Witan Sulaiman dan Bagus Kahfi

Baca juga: LIVE Trans 7 – Live streaming MotoGP Aragon 2020, Quartararo di depan, Rossi absen

The Reds mampu memimpin dua kali melalui Sadio Mane dan Mohamed Salah, tetapi juga berhasil menyamakan kedudukan dua kali Everton oleh Michael Keane dan Dominci Calvert-Lewin.

Selain hasil imbang, pertandingan itu juga kontroversial karena dua insiden dengan VAR yang membentuk kubu Liverpool Protes.

Insiden pertama terjadi pada menit ke-7 ketika Jordan Pickford memukul keras Virgil van Dijk di area penalti. Everton.

Pickford melakukan tekel horor dengan kedua kaki menjepit kaki kanan Van Dijk sampai bek Belanda itu terjatuh.

Pickford, bagaimanapun, selamat dari tendangan penalti untuk permainan tekel yang sulit dan bahkan tidak menerima kartu kuning.

Penjaga gawang Inggris Jordan Pickford menyelamatkan pertandingan melawan Belgia pada 28 Juni 2018 di Kaliningrad.

Sebagai gantinya Liverpool Setelah tendangan penalti atau Pickford diberhentikan, wasit Michael Oliver memutuskan berbeda melalui tinjauan VAR.

READ  Barcelona memberi Juventus tiga cambukan

Written By
More from Faraz Khalifa

Bela diri masih “bayi”, MU butuh striker baru

Jakarta – – Terlepas dari kebutuhan di sektor lain, keputusan Manchester United...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *