Di bawah tekanan poligami, setelah 20 tahun menikah, Nita Thalia menggugat cerai suaminya.

Jakarta – –

Kabar tidak menyenangkan datang dari seorang penyanyi dangdut Nita Thalia. Belum lama ini dia menggugat perceraian Suaminya pergi ke Pengadilan Agama di Jakarta Utara. Ternyata, ia mengaku sejak awal menikah ia didesak untuk menjadi istri keduanya.

Nita Thalia mengungkapkan hal ini Itu hanya empat mata trans 7. Dia mengaku sangat dihina dan tertekan, Bunda.

Cibirannya benar-benar teraba mas Tukul, tekanannya masih terasa, ucap Nita Thalia dalam “Cuma empat mata”.



Nita Thalia kemudian memberi tahu saya bahwa dia sangat menderita karena hidup sebagai wanita kedua. Padahal, dia sudah merasa tertekan sejak awal berumah tangga.

Bukan hanya karena dia dalam pernikahan poligami, dia juga tidak kuat dalam suatu hubungan Orang yang menikah jauh (LDM). Ya, Nita Thalia ada di Jakarta sedangkan suaminya di Bandung.

“Saya hanya bertemu seminggu sekali. Beberapa risiko saya ambil, pokoknya masalah waktu, suami saya berjanji akan membagi semuanya secara adil, saya di Jakarta, dia di Bandung,” kata Nita.

Kabar perceraian Nita Thalia dan suaminya dikuatkan Humas Pengadilan Agama Jakarta Utara, Agus Abdullah. Agus mengatakan Nita Thalia mengajukan gugatan cerai pada 25 September 2020.

“Sepengetahuan kami, didapat di PA Jakarta Utara. Ada yang mengatasnamakan Nita dan Nurdin. Yang menggugat adalah Ibu Nita,” kata Agus Abdullah seperti dikutip dari Antara. detikcom.

Sesi pembukaan berlangsung pada 6 Oktober dengan agenda mediasi. Namun, Nurdin Rudythia tidak bisa menghadiri acara tersebut, hanya diwakili oleh pengacaranya.

Diketahui, sejak 10 Agustus 2000, Nita Thalia menikah dengan Nurdin Rudythia. Dari rumah tangga ini dia dikaruniai seorang anak.

Pikirkan juga pesan Lenna Tan untuk pasangan yang ingin menikah muda:

READ  Meghan Markle Dibela Karren Brady Soal Video Ulang Tahun "Promotion"

[Gambas:Video Haibunda]

(aci / rap)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *