Viktor Axelsen mengundurkan diri dari Indonesia Masters, mengatakan ‘Tubuh saya belum siap’

Viktor Axelsen mengundurkan diri dari turnamen bulutangkis Indonesia Masters tak lama setelah kalah di final India Open Super 750 dari Kunlavut Vitidsarn pada hari Minggu. Itu adalah penampilan kedua berturut-turutnya di final dalam dua minggu berturut-turut.

“Halo semuanya. Sayangnya, saya tidak akan bepergian ke Indonesia minggu depan. Saya sangat menantikan untuk bermain di Istora di depan para penggemar bulu tangkis Indonesia yang luar biasa seperti biasa, tetapi tubuh saya belum siap untuk kompetisi seminggu lagi. Sampai jumpa lagi dan terima kasih atas dukungan Anda,” tulis Axelsen dalam postingan Twitter.

Pesawat ulang-alik Denmark memenangkan rekor dunia tujuh gelar Super Series pada tahun 2022. Namun, beberapa menit setelah kekalahannya dari Vitidsarn di New Delhi, dia mengeluhkan jadwal tur BWF, menyebutnya “sangat berat”.

“Ada begitu banyak turnamen di tur dunia sekarang… Anda tidak bisa memainkan semuanya dan tampil baik sepanjang tahun. Memiliki penerbangan 5-6 jam dari Malaysia kemudian terbang melintasi satu zona waktu ke India dan terbang kembali di zona waktu yang sama ketika Anda melihat kesehatan dan semuanya tidak baik dan mudah-mudahan kita bisa melakukan yang lebih baik”, kata Axelsen dalam wawancara dengan PTI pada hari Minggu.

Axelsen juga mengatakan bahwa dirinya hanya akan mengikuti turnamen-turnamen tertentu saja. “Ada Piala Dunia di Denmark di mana saya ingin melakukannya dengan baik. Super 1000 adalah sesuatu yang sangat saya prioritaskan. Saya memenangkan salah satunya minggu lalu dan mudah-mudahan saya bisa melakukannya lagi di All England.”

Pemain tunggal putra nomor satu dunia ini memenangkan pembukaan musim Malaysia Open, sebuah turnamen tingkat utama Super Series, pada 15 Januari di Kuala Lumpur.

READ  Presiden Indonesia memperingatkan terjadinya kebakaran hutan jika titik api ditemukan

Pada hari Minggu, Axelsen kalah 20-22, 21-10, 12-21 dari bintang yang sedang naik daun Vitidsarn dalam tiga pertandingan maraton thriller dalam waktu satu jam empat menit. Nomor 8 Dunia Shuttler Thailand menjadi shuttle keempat yang mengalahkan Axelsen di Tur Dunia BWF dalam dua tahun terakhir.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) meningkatkan status turnamen di seluruh dunia pada tahun 2022 dengan membawa olahraga tersebut ke seluruh dunia, khususnya Finlandia dan Kanada, dan memberikan status turnamen Superseries di sana.

Dengan siklus kualifikasi Olimpiade yang dimulai pada bulan Mei, akan sulit bagi pemain untuk melewatkan turnamen tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.