Taktik Gasperini menjinakkan Liverpool di Anfield

Liverpool – –

Taktik yang tepat Gian Piero Gasperini berhasil menjinakkan Atalanta Liverpool. Ia belajar banyak setelah kalah 5-0 dari La Dea di pertemuan terakhir.

Liverpool terus bertabrakan dengan Atalanta di Anfield Hari bermain Grup D keempat Liga Champions, Kamis (26.11.2020) dini hari WIB. The Reds kalah 2-0 berkat gol dari Josip Ilicic (menit ke-60) dan Robin Gosens (menit ke-64).

Kunci kemenangan Dewi pada pertandingan ini terletak pada taktik jitu yang dikembangkan pelatih Gian Piero Gasperini. Mantan juru taktik Inter Milan itu mengetahuinya setelah timnya dibantai di Stadion Gewiss dengan skor 5-0 oleh Liverpool Hari bermain ketiga.

Gasperini meninggalkan formasi 5-3-2 yang dimainkannya pada pertemuan pertama. Dia juga tidak memainkan duo penyerang Luis Muriel dan Duvan Zapata sebagai starter.

Sebaliknya, dia bermain dalam formasi 3-4-1-2 tanpa memainkan penyerang murni. Pelatih berusia 62 tahun ini menempatkan Josip Ilicic dan Alejandro Gomez yang biasa bekerja di sektor sayap, di lini depan sebagai duet.

Taktik ini sangat efektif, terutama dalam meredam serangan Liverpool. Dikutip dari memilihLiverpool tidak mencetak gol selama 90 menit

Atalanta juga bisa tampil efektif saat menyerang. Mereka membuat empat tembakan di Selesai dari delapan percobaan.

Gasperini sangat senang timnya mampu menerapkan taktiknya dengan baik. Ia menilai kemenangan ini sangat penting untuk kemajuan timnya di Liga Champions.

Atalanta kini berada di urutan ketiga Grup D. Poin mereka menyamai Ajax Amsterdam di urutan kedua dan hanya tertinggal dua poin dari The Reds di puncak klasemen.

“Tentu saja kami sangat senang bisa menang melawan tim kelas atas di sini. Ini adalah hasil yang sangat penting dari pekerjaan kami di Liga Champions,” kata Gasperini. Sepak Bola Italia.

“Kami melakukan pekerjaan dengan baik dan mengekspresikan konsep sepak bola kami dengan sangat baik. Liverpool memiliki beberapa masalah dengan bintang mereka, tetapi kami langsung mencetak gol kedua.”

READ  Komite Olimpiade Indonesia ngotot melamar Olimpiade 2032 dengan fokus di Jakarta

“Kami bermain jauh lebih baik daripada yang kami lakukan pada pertandingan pertama di Bergamo. Kami memainkan bola lebih baik. Taktik ini lebih akurat dan sejauh ini kami tidak melakukan kesalahan,” katanya.

Menonton video “Liverpool Cluck dari Atalanta 0-2“”
[Gambas:Video 20detik]
(murni / mentah)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *