Proyek ibu kota baru Indonesia akan terus berjalan terlepas dari hasil pemilu 2024: Pejabat Senior Otoritas Nusantara

SINGAPURA: Proyek ibu kota baru Indonesia adalah tujuan prioritas yang diabadikan dalam undang-undang negara, kata seorang pejabat di Nusantara Capital Authority, Selasa (14 Juni).

Ditanya bagaimana hasil pemilu 2024 dapat mempengaruhi perkembangan Nusantara, Profesor Mohammed Ali Berawi, Kepala Badan Koordinasi Perubahan Teknologi dan Inovasi, mencatat bahwa proses konstruksi direncanakan berlangsung hingga 2045.

“Ini bukan tujuan tunggal atau jangka pendek, kami melihatnya sebagai tujuan jangka menengah dan panjang.

“Dan ini telah dikonfirmasi oleh hukum, hukum Indonesia, di mana ini akan menjadi salah satu prioritas utama,” katanya kepada CNA dalam sebuah wawancara eksklusif.

Prof Berawi berbicara kepada CNA di sela-sela Forum Bisnis Indonesia-Singapura yang diadakan di Singapura.

“Karena kebutuhan ibu kota baru ini, akan terus berlanjut sampai kita mencapai tujuan yang dipilih, tujuan akhir, yaitu membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif,” katanya, seraya menambahkan bahwa kota tidak akan menjadi mesin ekonomi hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk kawasan dan dunia.

“Oleh karena itu, kami yakin Nusantara akan menjadi kota global untuk semua,” kata Prof Berawi.

Pada 2019, Presiden Joko Widodo mengumumkan akan memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke pulau Kalimantan.

Langkah itu dianggap perlu untuk menyelamatkan Jakarta yang tenggelam dan padat serta untuk membangun Kalimantan dan Indonesia bagian timur.

UU Pemindahan Ibu Kota ditandatangani pada 15 Februari tahun ini. Tahap akhir pembangunan Nusantara dijadwalkan selesai pada usia seratus tahun Indonesia pada 2045, ketika bertujuan untuk menjadi bangsa yang maju.

Sekitar 60.000 pejabat akan direlokasi dari Jakarta ke Nusantara dan 200.000 pekerja diperkirakan akan terlibat dalam pembangunan, kata Prof Berawi.

READ  Indonesia menenggelamkan empat kapal ilegal di bawah bendera Vietnam di Kalimantan Barat

Konstruksi akan dimulai pada semester kedua tahun ini, dengan target menyelesaikan tahap pertama pada 2024, tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.