Makassar menjadi tuan rumah Kongres Arsitek ASEAN pada Juli 2023

Makassar (ANTARA) – Pemerintah Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan bersiap menyambut delegasi dari beberapa negara yang akan menghadiri Kongres Arsitek ASEAN pada Juli 2023.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang juga berlatar belakang arsitektur di Makassar, Kamis mengatakan Kongres Algemeen Ingenieur Architecten (AIA ASEAN) yang akan digelar di Kota Makassar merupakan bentuk pengakuan para arsitek dunia atas kegiatan yang dilakukan di Makassar.

“Kami sangat siap untuk kongres dan Makassar telah berkembang menjadi salah satu kota metropolitan terkemuka. Bahkan kami punya slogan Makassar City of the World,” jelas Pomanto.

Pomanto yang akrab dipanggil “Danny” menjelaskan bahwa kehadiran delegasi arsitektur dari berbagai negara di Asia Tenggara memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat.

Kota Makassar tidak hanya akan mendapatkan nama baik, tetapi juga akan memberikan dampak yang lebih luas berupa peningkatan perekonomian masyarakat karena peredaran uang para delegasi.

“Ini kepercayaan masyarakat dunia, khususnya saudara-saudara kita di Asia Tenggara. Ini akan memiliki banyak dampak. Sektor pariwisata juga akan meningkat,” jelasnya.

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Budi Yulianto mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Walikota Makassar untuk menindaklanjuti rencana kongres internasional tersebut.

Yulianto mengumumkan acara tersebut sudah dijadwalkan sejak tahun 2022, namun waktunya belum tiba, sehingga dijadwalkan tahun ini.

“Kementerian PUPR sudah menyepakati lokasi di Makassar. Kami mencoba untuk bertemu dengan walikota untuk melihat apakah dia masih setuju dengan acara tersebut. Belum ada tanggal pasti, tapi rencananya Minggu ketiga atau keempat Juli 2023,” imbuhnya.

Berita Terkait: Arsitek Indonesia mempresentasikan proyek di Belanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.