Kraft Heinz Indonesia membangun brand awareness dengan menyasar pemilik bisnis muda

Kraft Heinz Indonesia telah bekerja sama dengan platform online detikcom untuk meluncurkan kampanye “Food Service” pertamanya yang ditujukan untuk para “foodpreneur” muda. Kampanye ini berlangsung dari Agustus hingga Desember 2021. Menurut Kraft Heinz, kemitraan ini harus berfungsi untuk membuat merek dikenal oleh konsumen muda, terutama “preneur makanan” muda.

Ketika pandemi pecah, banyak orang menjadi korban kehilangan pekerjaan dan dipaksa untuk bertahan hidup dengan menggunakan keterampilan mereka saat ini. Selain itu, dengan adanya pembatasan penguncian, banyak orang telah memperoleh keterampilan kuliner baru. Beberapa bahkan melihatnya sebagai ide bisnis baru. Juru bicara Kraft Heinz Indonesia mengatakan PEMASARAN-INTERAKTIF bahwa brand melihat ini sebagai peluang untuk menggabungkan warisan branding dari konsumsi sehari-hari dengan sesuatu yang dapat membantu para foodpreneur muda meningkatkan keterampilan kuliner mereka. Dengan kampanye ini, merek menambahkan bahwa itu bertujuan untuk memperkenalkan pemilik bisnis yang lebih muda dan memposisikan diri sebagai mitra pilihan.

Kampanye tersebut dilakukan bersama agensi Carat dan dijalankan secara digital dalam tiga fase. Pertama, merek mencoba menarik perhatian dan imajinasi audiens mereka dengan artikel, spanduk, dan trailer video di detikcom dan Facebook untuk membuat orang mendaftar. Selanjutnya, webinar dimulai di detikcom. Webinar yang dipandu oleh Rian secara keseluruhan, awalnya tertutup bagi mereka yang telah mendaftar untuk menciptakan rasa eksklusivitas dan pengetahuan orang dalam sebelum saran kuliner dirilis ke publik yang lebih luas.

Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan penonton detik, Kraft Heinz Indonesia memilih 10 besar peserta yang selain profesional di bidang pemasaran dan digital, mendapatkan pelatihan khusus dari chef berpengalaman. Pada akhirnya, merek membuat kampanye ini dapat diakses oleh audiens yang lebih luas dengan mempromosikan video di platform digital. Ketika ditanya tentang ROI yang diharapkan merek dari kampanye tersebut, juru bicara perusahaan mengatakan itu bertujuan untuk menarik prospek bisnis potensial untuk pertumbuhan.

READ  Dalam percakapan tentang Indonesia: krisis Covid-19 yang memburuk

Juli lalu, Kraft Heinz Indonesia menyewa Publicis Groupe secara terpisah untuk mengambil alih tugas kreatifnya sesuai dengan proses multi-tahap yang ketat. Menurut merek, Publicis Groupe menunjukkan pemahamannya tentang konsumen Indonesia dan keterampilan strategis yang kuat. Tim juga menunjukkan antusiasme dan komitmen mereka terhadap kemitraan ini, kata juru bicara tersebut.

Artikel terkait:
Kraft Heinz menghabiskan $ 62 juta untuk kesalahan akuntansi dan kontrak yang menyesatkan
Kraft Heinz Indonesia mengakhiri promosi kreatif
Kraft Heinz menyoroti bahan utama dalam iklan Sambal Pedas Bawang ABC
Kraft Heinz meningkatkan pengeluaran pemasaran sebesar 30%, menggabungkan 55 kategori dalam 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *