Kilang minyak di Indonesia terbakar dan menyerukan evakuasi

JAKARTA, Indonesia – Sebuah kilang minyak di Pulau Jawa, Indonesia terbakar pada Senin pagi. Api dan asap membumbung ke langit, melukai sedikitnya lima orang dan mendorong evakuasi hampir 1.000 penduduk di dekatnya.

Kebakaran di Kilang Balongan di Provinsi Jawa Barat, yang dimulai tak lama setelah tengah malam, terlihat bermil-mil dan menyala sepanjang malam.

Video kebakaran yang dibagikan di media sosial mendengar suara ledakan di fasilitas yang terletak sekitar 110 mil di timur Jakarta, ibu kota Indonesia.

Pertamina, perusahaan milik negara yang mengoperasikan kilang tersebut, mengatakan ratusan orang telah dievakuasi dari daerah tersebut dan menduga api mungkin berasal dari sambaran petir.

“Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian terjadi hujan deras disertai petir,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Ifki Sukarya, juru bicara Pertamina, mengatakan tiga tangki penyimpanan raksasa terbakar dan hampir 10 jam kemudian kru masih berusaha memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke tangki keempat.

Kelima yang terluka tinggal di dekat kilang, katanya. Warga melaporkan adanya bau bahan bakar yang menyengat yang membuat beberapa orang sakit.

Dua tahun lalu, perusahaan bertanggung jawab atas bencana lain ketika minyak mentah bocor dari sumur lepas pantai dan mencemari pantai Jawa Barat sepanjang 12 mil antara kilang dan Jakarta. Para aktivis lingkungan mengkritik perusahaan karena bertindak terlalu lambat untuk menahan tumpahan.

Perusahaan mengatakan kebakaran tidak akan mengganggu pasokan bahan bakar. Kilang tersebut terutama menyuplai wilayah Jakarta. Perusahaan memiliki cukup bensin untuk memasok negara selama empat minggu.

Dera menra sijabat laporan dari Jakarta dan Richard C. Paddock dari Bangkok.

READ  Petani alga Indonesia memenangkan gugatan class action atas salah satu tumpahan minyak terbesar di Australia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *