Juara LQ45 ini terbang ratusan persen dan membuat IHSG naik

Jakarta, CNBC Indonesia– – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah tumbuh pesat selama 3 bulan terakhir. IHSG mencatatkan rekor kenaikan 11 minggu berturut-turut setelah melompat dari titik terendah 13 minggu sejak Maret lalu.

Sejak minggu pertama Oktober, IHSG yang saat itu masih diperdagangkan di level 4.926,73, terbang nonstop di level 6.138,17 atau naik fantastis hingga berakhirnya sesi perdagangan pada Kamis 1 Kamis (17/12/20). 24,58%. .

Sejalan dengan penguatan IHSG, saham-saham unggulan yang termasuk dalam indeks LQ45, indeks yang terdiri dari saham-saham dengan perdagangan yang likuid dan prospek pertumbuhan yang baik, juga berhasil mengungguli IHSG.


LQ45 ditemukan terbang jauh lebih tinggi dari IHSG pada 29,6% selama periode yang sama, meskipun LQ45 terkoreksi pada minggu terakhir bulan November.

Berbagai penilaian positif vaksin sebagai insentif pasar modal secara umum, serta penilaian khusus masing-masing emiten berhasil meningkatkan saham unggulan hingga sepuluh persen. Lihat tabel di bawah ini.

Dalam 13 minggu terakhir indeks LQ45 naik 34,2%. Pemilih LQ45 yang berhasil menang adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melejit tiga digit sebesar 128,3%. Sentimen positif bagi saham ANTM tentu tak lebih dari berdirinya EV Battery Holding. ANTM dikabarkan berperan penting dalam hal ini Memegang Proyek ini bernilai ratusan triliun rupiah.

Di urutan kedua adalah nama perusahaan konstruksi Plat Merah PT PP Properti Tbk (PTPP) yang berhasil terbang 85,8%. Manfaat dari peserta pameran bangunan ini pembentukan Lembaga Pengelola Investasi yang disebut juga Sovereign Wealth Fund (SWF) yang sebelumnya ditugaskan dalam Omnibus.

SWF diharapkan untuk dipercepat ini akan Promosi pembangunan infrastruktur dan proyek strategis lainnya di Indonesia dan menguntungkan emiten konstruksi BUMN.

Sementara emiten media PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menempati posisi ketiga, naik 83,9%, dan keempat, yaitu PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melesat 81,5% setelah jatuh dari suasana kenaikan harga batu bara telah menguntungkan. .

Terakhir, emiten PT Perusahaan Gas Nasional Tbk (PGAS) yang mampu berakselerasi setelah sebelumnya sempat tertinggal dari reli IHSG pada September lalu. PGAS juga sering disebut-sebut oleh tokoh-tokoh seperti Ustad Yusuf Mansur dan Kaesang, putra bungsu Joko Widodo.

TIM PENELITI CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

READ  Kontradiksi Jokowi dan perjuangan untuk menata kembali Indonesia

(trp / trp)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *