Friyay!: Tempat bersantai, berita hiburan & berita utama

RAPAT ONLINE

JJ LIN – BLOOM N ‘TUNES

Bintang mandopop lokal JJ Lin menggabungkan dua cintanya – musik dan kopi – dalam acara online terbarunya, serial 14 hari berjudul Bloom n ‘Tunes.

Dia memulai setiap episode dengan menyeduh secangkir kopi di studio dan kemudian menyanyikan berbagai lagu dan obrolan online dengan pemirsa.

Di halaman media sosialnya, dia berkata, “Saya sedang menikmati secangkir kopi pada suatu malam dan menulis di piano ketika sebuah ide muncul di benak saya. Mengapa tidak berbagi momen intim ini dengan dunia?”

Di episode pertama, yang tayang perdana pada pertengahan Januari, dia menerima permintaan untuk lagu-lagu hits seperti Too Bad (2015).

DIMANA youtube.com/JJLin KAPAN Setiap dua minggu. Tanggal dan waktu untuk episode baru akan diposting di halaman media sosial JJ Lin youtube.com/JJLin dan www.instagram.com/jjlin


BEATLES GETARAN

CHAMBER POP / ORCHESTRAL ROCK

OK MAN

Weezer

Peringkat: 4

Pada album ke-14 mereka, bintang rock alternatif Amerika Weezer (Brian Bell, Rivers Cuomo, Patrick Wilson dan Scott Shriner) menjatuhkan gitar untuk orkestra yang terdiri dari 38 orang.

Lagu-lagunya memiliki getaran pasca-revolver Beatles. Ini mungkin bukan kebetulan karena string tersebut direkam di Abbey Road Studios London, tempat Fab Four direkam.

Judul album Weezer adalah lagu di OK Computer, karya 1997 oleh band besar Inggris lainnya, Radiohead.

Frontman Cuomo tidak kehilangan kesukaannya pada hook besar, melankolis manis, dan lirik yang unik, dan melodinya masih khas Weezer.

“Semua lagu favorit saya lambat dan sedih,” katanya di pembuka All My Favorite Songs.

Di layar dia menyesali hilangnya koneksi fisik yang mendukung kehidupan online, tetapi ironisnya, dia juga mendapatkan lirik melalui layanan streaming buku audio Audible di Grapes Of Wrath.

READ  Daniel Mananta Kisah di balik keputusan mundur dari idola Indonesia dan tanggapan dari pihak wanita semua

LAGU JAZZY

FROM MY HEART OF RUDY DJOE – SEBUAH SHOWCASE MUSIK DIGITAL

Penyanyi jazz Singapura Rudy Djoe menyelidiki akar etnisnya di konser online ini.

Dia akan membawakan lagu-lagu asli dari album 2016-nya Dari Kalbuku (From My Heart) serta interpretasi terbaru dari melodi Melayu dan tradisional Indonesia.

Ia didampingi musisi seperti Aya Sekine, penyanyi berpengalaman Rahimah Rahim dan komposer Syafiqah ‘Adha Sallehin.

Pertunjukan ini didukung oleh National Arts Council Singapura dan merupakan bagian dari inisiatif # SGCultureAnywhere.

DIMANA Youtube (www.youtube.com/jazzdjoe) dan Facebook (www.facebook.com/rudydjoemusic) KAPAN 27 Februari, 8 malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *