Film dokumenter ‘You and I’ memenangkan Penghargaan Perspektif Asia di Festival Film DMZ – Hiburan

Dokumenter Indonesia Kamu dan aku menerima Penghargaan Perspektif Asia pada 12 Desemberth Festival Film Dokumenter Internasional DMZ dari 17 hingga 24 September di Goyang, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan.

Debut sutradara oleh Fanny Chotimah, Anda dan dinilai oleh juri sebagai “sensitif, tulus dan jujur”. Film juga harus mampu “menjaga jarak yang tepat antara observasi dan kontrol, antara rasa hormat dan keingintahuan” dan secara bertahap mengungkap hubungan yang dalam antara karakter utamanya.

“You and I” memenangkan Asian Perspective Awards (Film Terbaik dalam Kompetisi Asia) di DMZ Docs 2020! Penghargaan ini didedikasikan untuk Kaminah dan Kusdalini. Juri menyatakan: “Film ini sensitif, tulus dan jujur. Pembuat film menjaga jarak yang tepat antara observasi dan kontrol, antara rasa hormat dan rasa ingin tahu, dan film tersebut perlahan-lahan menemukan makna yang lebih dalam dalam hubungan antara kedua wanita tersebut. Menyentuh dan mendalam, tanpa terlibat dalam topik, Anda dan saya menunjukkan kekuatan humanistik yang luar biasa dari genre film dokumenter. “Kim Young Woo, programmer DMZ, berkata,” Salah satu film dokumenter Asia terbaik tahun ini! Dengan hati-hati dan memilukan, tangkap momen terakhir dari kehidupan pasangan yang terpelintir oleh sejarah. “Sinopsis: Kaminah dan Kusdalini, mantan tapol Indonesia, bertemu di penjara dan tak terpisahkan selama lebih dari setengah abad. Terlepas dari perubahan hidup, mereka menunjukkan keindahan penuaan yang memiliki konsekuensi. Trailer: https://youtu.be/CqwXFWJJ2DM Director @fanny_cho Producers @aamthok @taziateresa @yuliaevinabhara Co-Producer @andhypulung Editor @papunk_ Kamerapersonen @wulanwonders & Agustian Tri Yuanto Sound Recordists @dewi_brown # super8mmstudio #d

Sebuah pos dibagikan oleh KawanKawan Media (@kawankawanedia)

Programer DMZ Kim Young Woo menyebut film dokumenter 72 menit itu sebagai “salah satu film dokumenter Asia terbaik tahun ini”. “[It’s] Memilukan dan dengan hati-hati mengabadikan momen-momen terakhir kehidupan pasangan yang telah terpelintir oleh sejarah, ”ujar Kim, seperti dikutip dari postingan Instagram produser Kawankawan Media.

Selain bersaing dengan delapan film lainnya, Kamu dan aku mengadakan pemutaran perdana dunianya di DMZ, yang dikenal sebagai festival film dokumenter terbesar di Asia. Film dokumenter itu menceritakan kisah Kaminah dan Kusdalini yang bertemu di penjara pada 1965 sebagai tapol. Setelah dibebaskan, mereka menjadi tidak terpisahkan dan tinggal bersama di Surakarta, Jawa Tengah. Kemenangan film ini didedikasikan untuk Kaminah dan Kusdalini.

Kamu dan aku diproduksi oleh Kawankawan Media bekerjasama dengan Partisipasi Indonesia dan Yayasan Super 88m Studio. (kami / wng)

Periode premi Anda akan kedaluwarsa dalam 0 hari

tutup x

Berlangganan untuk akses penuh Dapatkan diskon 50% sekarang

READ  Kalina sudah siap menikah dengan Vicky Prasetyo dan sudah membuat surat lamaran pernikahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *