Diteliti di AS, Ini Detail Jenis Meteorit yang Ditemukan Lae Hutagalung

Memuat…

NEW YORK – – Meteorit langkaApa yang ditemukan oleh Josua Hutagalung, pria berusia 33 tahun asal Medan ini menarik perhatian para astronom dunia. Benda angkasa yang paling populer di kalangan kolektor ini memiliki fakta di baliknya.

BACA JUGA – Simpan Benda Langit Paling Dicari. Bocah lapangan ini memukau para astronom dunia

Benda luar angkasa yang terbuat dari besi-nikel-pallasit yang dilapisi dengan kristal olivin sangat diinginkan. BACA JUGA – Sama seperti Palu, fenomena alam likuidasi yang menakutkan sedang mengguncang Irlandia

Para ahli mengatakan bahwa pasar meteorit tertarik dengan mereka yang tertarik dengan ruang angkasa dan meteorit sering kali menjadi benda tertua yang pernah ditemukan di Bumi. BACA JUGA – 26 Detik Berdenyut, Para Ahli Sebutkan Bumi Dalam Situasi Kritis

anggota Batuan luar angkasaKolektor Jared Collins mengatakan banyak selebritas, termasuk Steven Spielberg dan Nicolas Cage, membeli meteorit dengan harga fantastis di lelang.

“Itu terjadi di tengah krisis Covid dan, sejujurnya, saya membeli batu untuk diri saya sendiri atau bekerja dengan ilmuwan dan kolektor di AS.

“Saya membawa £ 1,4 juta, atau sekitar 26 rupee lebih, yang saya kumpulkan dan pergi mencari Hutagalung, yang ternyata adalah negosiator yang pandai.” candanya, seperti dilansir The Sun.

Menurut dia, isi pecahan meteorit, yang harganya £ 757 per gram di eBay, harga “Hammerstein” saja 1,839 g.

Collins mengirimkan batu ruang angkasa itu ke Amerika Serikat, di mana ia dibeli oleh seorang kolektor Amerika yang menyimpannya dalam nitrogen cair di Pusat Studi Meteorit Universitas Negeri Arizona.

Batuan meteoritditemukan pada Agustus 2020 dan diklasifikasikan sebagai CM1 / 2 carbonane chondrite, varietas yang sangat langka yang diyakini para ilmuwan mengandung asam amino unik dan elemen primordial lain yang diperlukan untuk bahan bakar kehidupan itu sendiri.

READ  Fenomena konjungsi rangkap tiga membuat merkuri paling terang saat fajar

(wbs)

Written By
More from Said Rafiq

Fenomena langka setelah 800 tahun pada Desember 2020

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Pada bulan Desember langit dihiasi dengan penampakan Jupiter dan Jupiter...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *