Diplomasi Pertahanan Indonesia Di Tengah Dinamika Regional – Pernyataan

Oktaheroe Ramsi (The Jakarta Post)

BONUS

Jakarta
Rab, 13 Oktober 2021

Dinamika kawasan Asia Tenggara saat ini tak kalah seksi dengan isu yang berkembang di Semenanjung Korea atau Timur Tengah. Bahkan bisa dikatakan bahwa ASEAN sedang menghadapi kebocoran masalah.

Sementara perselisihan lama atas Laut Cina Selatan (LCS) tetap belum terpecahkan, ASEAN bergulat dengan situasi rumit di mana Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (AOIP), yang mempromosikan orientasi yang lebih manusiawi berdasarkan kesetaraan, membawa perdamaian dan saling menguntungkan. manfaat telah dikontraskan dengan strategi Indo-Pasifik lainnya yang dirancang untuk menahan China.

Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya ingin menggabungkan kepentingan Barat dan Timur dan menentang persaingan semacam itu. Indonesia berasumsi bahwa Asia Tenggara paling terpukul oleh persaingan antara dua kekuatan dunia dan aliansi mereka. Akibatnya, terjadi perebutan pengaruh dan perubahan struktur politik negara-negara di kawasan yang dipengaruhi oleh kepentingan globalis.

untuk membaca cerita lengkapnya

BERLANGGANAN SEKARANG

Mulai dari Rp 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • e-Post surat kabar harian digital
  • Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
  • Akses istimewa ke acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

Berita serupa

Anda mungkin juga menyukainya:

Pemulihan pascapandemi: defisit anggaran lebih tinggi atau lebih rendah?

Kenapa #PercumaLaporPolisi masih jadi soal

Biarkan Brunei dan Kamboja menangani kekacauan di Myanmar

READ  Green Partners: Langkah Maju untuk Indonesia dan Thailand - Sel 6 Juli 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *