Bank Rakyat Indonesia bermitra dengan Modal Rakyat untuk menggenjot P2P lending

Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah bermitra dengan Modal Rakyat, sebuah startup fintech yang tumbuh sangat cepat dalam hal nilai pendanaan dan jumlah pemberi pinjaman dan debitur.

Sebagai bank milik negara yang fokus pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), BRI melihat potensi besar fintech peer-to-peer (P2P) lending dalam memberikan program pembiayaan ke sektor tersebut.

Lembaga keuangan yang telah bermitra dengan perusahaan fintech yang berfokus pada pinjaman P2P berada di bawah lingkup peraturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengguna fintech P2P lending harus memiliki rekening dana Lender (Rekening Dana Lender, RDL) sebelum dapat melakukan transaksi di aplikasi Modal Rakyat.

Hal ini merupakan bagian dari praktik pengawasan OJK dalam mengatur praktik P2P lending. Sementara itu, Lender Funding Account (RDL) juga bertindak sebagai akun penyimpanan aman pemberi pinjaman, yang dapat mempercepat akses pengguna ke aplikasi keuangan seluler.

Modal Rakyat terintegrasi dengan Fintech Data Center (FDC) OJK dan Sistem Informasi Laporan Terintegrasi (Silaras OJK).

Kedua sistem akan melacak dan mengamankan riwayat keuangan debitur untuk mencegah penumpukan kredit bermasalah (NPL).

Hal ini sejalan dengan peraturan dan misi OJK untuk praktik pinjaman dan pendanaan yang lebih aman di platform Modal Rakyat.

Modal Rakyat mengatakan telah mengucurkan lebih dari Rp 1 triliun untuk mendanai lebih dari 5.000 UMKM di seluruh Indonesia selama setahun terakhir, dimungkinkan oleh dukungan aktif dari para pemangku kepentingannya.

Kerja sama BRI dengan Modal Rakyat merupakan salah satu model bisnis crowdfunding yang sukses mendongkrak sektor UMKM di Indonesia.

Bank telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp30 miliar kepada UKM melalui platform Modal Rakyat. Melalui kerjasama ini, BRI berharap dapat membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih luas.

READ  Mantan Menteri Indonesia Juliari diadili dalam kasus suap makanan Covid-19

Gambar Unggulan: Diedit oleh Hapus percikan

Cetak ramah, PDF & email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.