Balapan Formula E Indonesia dalam penyelidikan korupsi

Kantor Berita XinhuaGambar Getty

Jakarta E-Prix, balapan Formula E di Indonesia yang berlangsung pada Juni 2022 setelah melalui proses organisasi yang panjang dan bergelombang, kini dikabarkan menjadi fokus penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tanah Air. bola bumi Jakarta.

Menurut laporan, kelompok korupsi berbicara dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan Percakapan minggu lalu harus menjelaskan mengapa anggaran kota digunakan untuk mendanai sebagian besar biaya perlombaan. SEBUAH sumber bahasa indonesia muncul melalui Pakar Formula E Hazel Southwell kemudian mengklarifikasi bahwa gubernur belum tentu menjadi tersangka dalam penyelidikan.

Ini jauh dari kasus pertama keuangan kota yang dipertanyakan seputar balapan Formula E. Walikota Montreal Valerie Plante memutuskan untuk melakukannya batalkan E-Prix kota pada bulan Desember 2017, mengutip biaya kota hingga $35 juta untuk menjadi tuan rumah acara yang sulit. Plante telah berkampanye sebagian untuk menemukan solusi atas biaya tinggi kota untuk menjadi tuan rumah perlombaan, sangat kontras dengan walikota sebelumnya Denis Coderre keputusan nyata untuk mengabaikan saran dari departemen hukum kota saat awalnya merakit balapan. Proses itu diselidiki oleh inspektur jenderal kota pada tahun 2018, yang mengarah ke sebuah laporan yang juga menunjukkan bahwa organisasi nirlaba yang terkait dengan perlombaan berfungsi sebagai saluran komunikasi antara kantor walikota dan penyelenggara, seperti yang diperingatkan oleh departemen hukum kota.

Jakarta dan Formula E dikatakan ada di bawah kontrak untuk menjadi tuan rumah E-Prix hingga 2024.

Formula E tidak merespon jalan & trek Silakan berkomentar tentang masalah ini.

READ  Desk Bahasa Indonesia rayakan budaya Indonesia di kampus UNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.