Sempat Berselisih, Aktivis HMI & Oknum Pegawai Capil Berdamai

Klikbulukumba.com,UJUNGBULU–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba memberikan klarifikasi terkait kasus tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh salah seorang pegawai, Karman kepada aktivis HMI, Alif Akbar pada Rabu (05/02/2020) lalu.

Alif saat itu mengaku dipukul dan kera bajunya ditarik sambil didorong keluar oleh oknum pegawai tersebut di Kantor Disdukcapil.

Kadis Disdukcapil Andi Mulyati mengatakan bahwa sejumlah aktivis HMI telah datang ke kantornya untuk bertemu dengan Karman yang saat itu sedang di periksa oleh pihak Inspektorat.

Andi mulyati mengaku Alif dan Karman saat bertemu di Capil sepakat untuk damai. Karman lanjut dia, juga telah berada dalam tahapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Inspektorat.

“Saat itu (Karman) diperiksa Inspektorat, saya panggil ke kantor 15 menit saja bertemu Alif dan sepertinya sudah selesai. Lebih jelasnya silahkan dicek ke Inspektorat,” tuturnya, Jumat (07/02/2020).

Ia menyampaikan menurut pengakuan salah seorang pegawai, nomor urut antrian Alif diatas 200. Karena alat cetak cuma satu, kapasitas cetaknya dalam satu hari hanya 150 perhari.

Alif sendiri saat itu sudah melakukan perekaman tanggal 3 februari 2020 lengkap dengan Resi ditangan. Diarahkan mengambil KTP tanggal 4 februari 2020, keesokan harinya.

“Saya sangat memaklumi pemohon kalau dia sudah mau pakai KTPnya tapi tertunda. Namun di lain sisi kita juga tidak bsa berbuat banyak karena sarana kita memang terbatas,” jelas dia.

“Semoga pelayanan tahun ini akan lebih baik. Kami sudah launching mobil pelayanan online di hari jadi Bulukumba dan segera kita akan langsung turun ke desa-desa di 10 kecamatan yang ada di bulukumba,” tandasnya.

Advertise

Leave a Reply