Program Semalam di Desa Sukri-Tomy Mangkrak Bak ‘Bangunan’

Klikbulukumba.com,BULUKUMBA–Program “Semalam di Desa” Pemerintahan AM Sukri Sappewali – Tomy Satria Yulianto seolah menghilang ditelan bumi.

Pasalnya memasuki tahun keempat pada periodenya, program yang bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut tak pernah lagi diselenggarakan.

Awalnya, program pemerintah ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba yang dimulai dari desa ke desa

Rencananya, sebanyak 70 desa terpencil, terluar dan desa paling membutuhkan kegiatan yang telah dicatat oleh Pemda akan menjadi tujuan realisasi program dalam jangka waktu sekali sebulan.

Namun Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kahar Muda menyebut program tersebut terjadi di tahun 2017 silam.

“Semalam di Desa Sukri-Tomy berjanji ingin melakukan pengaspalan jalan poros Maddecekang, di desa Bonto Haru Kecamatan Rilau Ale dan lorong SMA 14 Salassae Kecamatan Bulukumpa,” ungkapnya, Kamis (16/01/2020).

Legislator dari Dapil Rilau Ale-Bulukumpa ini meminta agar janji-janji Sukri-Tomy diakhir periode segera direalisasikan, termasuk pengaspalan dua lokasi berbeda tersebut.

“Jangan sampai program Semalam di Desa itu dianggap gagal. Karena tidak semuanya terealisasi di akhir masa jabatan Sukri-Tomy,” pungkasnya.

Advertise

Leave a Reply