Oknum Polres Bulukumba Aniaya Anak Tirinya Hingga Masuk Rumah Sakit

AU (16 Tahun) yang mengalami tindak kekerasan dari ayah tirinya AR

Pasang iklan anda

Bulukumba, KlikBulukumba.com – AU yang masih berumur 16 tahun, harus terbaring di Rumah Sakit Sultan Daeng Radja Bulukumba selama 3 hari akibat menerima kekerasan oleh ayah tirinya AR yang merupakan anggota Polres Bulukumba yang bertugas di Polsek Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Rabu 6 November 2019.

Saat ditemui media, AU mengungkapkan jika ayah tirinya AR sering melakukan kekerasan walau hanya masalah sepele dan AU mengaku tak jarang AR melakukan kekerasan tersebut dalam keadaan mabuk.

“Pernah dulu, hanya karna adek kecilku, anak kandung dari ayah tiriku menangis, dikira saya tidak mengasuhnya dengan baik sampai dia marah terus malamnya dia pulang dalam keadaan mabuk, langsung saya dipukuli sampai masuk rumah sakit juga waktu itu,” ujar AU dengan nada lirih.

Namun AU memilih bungkam karena sang ibu melarang AU untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Berselang sepekan, AU kembali mendapat kekerasan saat dirinya dijenguk oleh dua orang teman lelakinya.

“Waktu itu, ayah tiriku pulang dalam keadaan mabuk, dia lihat temanku laki-laki, langsung marah sambil kasih keluar pistol, kedua temanku juga dipukuli, saat mau melerai saya juga dipukuli dan ditendang dibagian perut,” ungkap AU.

Kedua teman AU pun pergi karena ketakutan, sementara AU sendiri dilarikan ke Rumah Sakit oleh salah satu teman adik kandungnya yang kebetulan melintas saat kejadian itu terjadi.

“Pas di rumah sakit, langsung kutelpon ayah kandungku yang di Kalimantan, dia minta saya melapor ke polisi, jadi yang melapor ke polisi itu keluarga dari ayah kandungku,” tambah AU.

Sementara Kapolres Bulukumba, AKPB Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi mengungkapkan jika kejadian kekerasan yang dilakukan oleh anggotanya sedang menjalani proses.

“Dari hasil keterangan oknum anggota AR tersebut, kronologisnya bahwa ada teman lelaki anak tirinya masuk ke kamar anak tirinya sehingga membuat anggota tersebut marah dan memukul lelaki tersebut, namun saat itu sempat juga mengenai anak tirinya, saat ini sedang ditangani oleh penyidik reskrim dan Propam Polres Bulukumba,” ujar Kapolres Bulukumba, AKPB Syamsu Ridwan.

Terkait soal tindakan AR yang mengeluarkan Senjata Api (Senpi) saat melakukan kekerasan, Kapolres Bulukumba membantah hal tersebut.

“Soal kebiasaan oknum (Mabuk -Red) anggota AR akan kami dalami lagi, tapi soal Senpi itu tidak ada, oknum anggota tidak memegang Senpi dan tidak punya ijin untuk kepemilikan Senpi,” ungkap Kapolres Bulukumba.

Kini, korban kekerasan AU telah dipulangkan dari Rumah Sakit Sultan Daeng Radja ke rumah kerabat ayah kandungnya di Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba yang didampingi oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Andi Soraya Widya.

“Kami minta Kapolres melakukan tindakan tegas, karena pelaku adalah salah satu oknum kepolisian, ini bisa merusak institusi kepolisian bila masalah ini dibiarkan berlarut-larut,” ujar Andi Soraya Widya.

Andi Muhammad Anwar

Leave a Reply