Bapenda Bulukumba Berhasil Tingkatkan PAD dengan m-POS

Kepala Bidang (Kabid) Pendataan Pendaftaran dan Pengembangan Potensi Bapenda Bulukumba, Andi Ikhdar

Pasang iklan anda

Bulukumba, KlikBulukumba.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulukumba berhasil meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari hasil pemasangan alat perekaman pajak elektronik atau m-POS di sejumlah tempat usaha. Peningkatan pendapatan melalui resto dan cafe mencapai 100 persen sejak alat tersebut digunakan pada Juli lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pendataan Pendaftaran dan Pengembangan Potensi di Bapenda, Andi Ikhdar mengatakan, pemasangan m-POS memberikan solusi dan pada penarikan pajak resto dan cafe yang tersebar di kota Kabupaten Bulukumba.

Optimalisasi pajak melalui m-POS terbukti meningkatkan PAD secara signifikan. Andi Ikhdar mencontohkan rumah makan melayu yang awalnya penetapan hanya ditarik Rp 300 ribu perbulannya. Namun kini penarikan pajaknya bisa tembus Rp 1,9 juta.

“Dari pemasangan e-POS memberikan peningkatan yang cukup baik bahkan peningkatan mencapai duakali lipat. Penggunaan sistem ini cukup baik dari sistem penetapan yang sebelumnya digunakan,” katanya, Senin, 4 November 2019.

Perubahan sistem penerimaan pajak, lanjut Andi Ikhdar, memberikan efek positif. Sistem perekaman transaksi pada objek pajak dapat lebih real-time, serta diawasi langsung oleh Bapenda dan KPK pada tiap transaksinya. Dengan sistem itu, kebocoran pajak dapat diantisipasi.

“Sistem ini juga cukup baik karena selain adanya peningkatan, dengan sistem ini. Kebocoran pajak bisa lebih diantisipasi agar target peningkatan pendapatan bisa dicapai,” ungkapnya.

Saat ini Bapenda Bulukumba telah mengaktifkan 27 e-POS dibeberapa titik. Dari penerapan tersebut, pihak Bapenda rencananya juga akan memasang box yang diperuntukan untuk menerima aduan dan box pengumpulan struk undian bagi pembayar pajak.

“Jadi nantinya akan dipasangi poster atau pemberitahuan di cafe atau resto untuk pelanggan yang tidak mendapatkan struk yang berlogo Pemda jangan dibayar atau gratis. Sementara ini kita upayakan struk itu didistribusikan secepatnya,” ujarnya.

Lanjut Ikhdar, sebelum alat tersebut dipasang, pihaknya telah lebih dulu melakukan sosialisasi ke seluruh pengelola rumah makan dan kafe yang ada di Kabupaten Bulukumba. Mereka adalah mitra lemerintah dalam pengolaan pajak daerah sebagaimana diamanahkan dalam UU nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Realisasi penerimaan Pajak Daerah nantinya akan dilaporkan setiap bulannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” terangnya.

Andi Muhammad Anwar

Leave a Reply