Minta Diubah Jadi Desa, Warga Kelurahan Bontokamase Seruduk Kantor Bupati Bulukumba

Pasang iklan anda

Bulukumba, KlikBulukumba.com – Sejumlah pemuda asal Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, menggelar aksi unjukrasa di Halaman Kantor Bupati Bulukumba, Rabu (14/8/2019).

Kedatangan para pemuda tersebut menuntut supaya status Bontokamase diubah yakni dari status Kelurahan menjadi Desa Bontokamase. Hanya, upaya warga ini tidak berjalan lancar sebab masyarakat dengan Satpol-PP nyaris bentrok.

Kejadian ini berawal ketika para pemuda sedang berorasi dan hendak membakar ban didepan kantor bupati jalan poros jenderal Sudirman Bulukumba. Satpol-PP dan polisi yang mengawal jalannya aksi sedang berusaha menghalangi agar tidak membakar ban, namun ditolak warga Bontokamase.

Akibatnya, aksi saling dorong antara petugas Satpol-PP dan masyarakat tidak terhindarkan. Hanya saja, aksi saling dorong keduanya tidak berlangsung lama setelah beberapa anggota Satpol-PP sendiri yang berhasil memisahkan keduanya.

“Kami mendesak Pemkab Bulukumba untuk melakukan peninjauan lokasi kelurahan Bontomakase dan bertemu langsung dengan masyarakat,” kata salah seorang pengunjukrasa Taspul Bj, Rabu (14/8/2019).

Menurut dia, Bontokamase merupakan wilayah terpencil dan terkumuh yang berada dibagian timur pesisir Bulukumba, jumlah penduduk terbesar di kecamatan Herlang dengan mata pencaharian sebagai petani dan nelayan. Untuk itu, kata dia, pihaknya menginginkan perubahan kelurahan menjadi desa berdasarkan UU nomor 6 tahun 2014.

“Saya harap Pemkab Bulukumba bersama dengan kecamatan dan kelurahan duduk bersama. Ini berdasarkan aspirasi masyarakat dalam perubahan status kelurahan menjadi desa. Implementasi Permendagri nomor 1 tahun 2017 tentang penataan desa pasal 49 ayat 1,2,3 dan 4 serta pasal 50 dan 51,” jelasnya.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, mengatakan, pihaknya meminta referensi kepada para demonstran terkait data beberapa kelurahan yang telah menjadi desa di Indonesia.

Karena berdasarkan hasil monitoring Kemendagri tahun 2006, belum kelurahan yang berubah menjadi desa.

“Kita akan koordinasikan dengan bagian pemerintahan dulu terkait ini. Karena belum pernah terjadi perubahan administrasi dari tingkat lurah menjadi desa,” jelas Wabup berkacamata itu.

Andi Muhammad Anwar

Leave a Reply