KPU Bulukumba Bantah KPPS Tahan Surat Suara Karena Gaji Minim

Bulukumba, KlikBulukumba.com – Warganet di Kabupaten Bulukumba sempat dihebohkan dengan adanya insiden seluruh surat suara yang telah direkap ditahan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Kamis, 18 April 2019.

Hal ini menjadi viral setelah salah satu warga memposting kejadian itu ke grup Info Kejadian Bulukumba di Facebook.

“Honor tidak sesuai dengan kerjaan, Peti suara di Kecamatan Herlang kabupaten bulukumba Sulawesi Selatan di segel petugas KPPS,” tulis sebuah akun Facebook bernama Muh Aswan Syahrin.

Namun, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulukumba, Syamsul membantah jika surat suara tersebut ditahan oleh para petugas KPPS.

“Tadi pagi memang ada riak-riak karena insentif yang teman-teman KPPS terima dinilai tidak cukup. Tapi tidak ada kotak suara yang ditahan,” ujarnya

Lanjutnya, KPU Bulukumba telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengamankan situasi.

“Kami dan seluruh jajaran, bersama dengan Bawaslu dan Pemerintah Kecamatan Herlang, dibantu Kapolsek Herlang dan TNI langsung melakukan upaya pencegahan. Sekali lagi tidak sampai ada logistik yang ditahan, situasi aman dan terkendali,” ungkapnya.

Dirinya juga menuturkan jika setelah berkoordinasi, para petugas KPPS kembali melanjutkan tugasnya di tingkat TPS.

“Bahkan saat saya datang, ada KPPS yang berjanji tidak akan meninggalkan tempat dan akan tetap melanjutkan tugasnya sampai selesai apapun yang terjadi,”

Untuk saat ini Syamsul mengaku jika seluruh surat suara dari 84 TPS yang ada di Kecamatan Herlang telah dibawa ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Sudah proses penjemputan dari TPS ke TPS untuk dibawa kembali ke PPK dan saat ini sudah ada beberapa kotak dari beberapa desa sudah ada di Sekretariat PPK,” pungkasnya.

Advertise

Leave a Reply