Tingkatkan Kualitas UKM, Wabup Bulukumba Serahkan Bantuan Peralatan Usaha

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto memberikan bantuan peralatan kerja kepada kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM). Rabu 28/11/2018 | Foto : Humas Pemkab Bulukumba

Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah memberikan bantuan peralatan kerja kepada kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 14 (empat belas) UKM menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Rabu (28/11).

Bantuan peralatan usaha yang diberikan sesuai kebutuhan usahanya masing-masing, misalnya mesin jahit bagi kelompok penjahit, wajan, kompor gas, oven listrik dan gilingan kerupuk bagi UKM usaha makanan/kue. Bor listrik, genset, gurinda, kompressor untuk usaha perbengkelan dan usaha meubel.

Kepala Dinas Koperasi UKM, Muh Taufik mengatakan bantuan diberikan kepada para kelompok UKM untuk mengembangkan usahanya. Sebanyak 40 lebih proposal yang masuk, namun setelah diverifikasi, sebanyak 14 UKM yang terpilih untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Mudah-mudahan usaha mereka terus berkembang. Dan kita tidak ingin usaha itu justru berhenti setelah menerima bantuan” pinta Muh Taufik.

Mantan Kadis Pariwisata ini mengaku, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan evaluasi serta pembinaan kepada para penerima bantuan. Sehingga ke depan, mereka menjadi contoh yang baik bagi para pelaku usaha lainnya dalam mengembangkan usaha.

Sementara itu, Wabup Tomy Satria Yulianto menyampaikan selamat kepada para kelompok UKM yang menerima bantuan, oleh karena tidak semua yang memasukkan proposal mendapatkan bantuan. Sehingga Tomy berharap bantuan tersebut harus disyukuri dan dijaga supaya usahanya semakin berkembang.

Menurutnya, berkaca dari pengalaman sebelumnya, banyak penerima bantuan yang mengalami kegagalan dalam usahanya oleh karena adanya cara pandang yang salah terhadap bantuan tersebut

“Kecenderungan para penerima bantuan itu adalah tidak ada rasa memiliki terhadap alat tersebut dibanding ketika beli sendiri. Olehnya itu saya berharap, hal seperti itu tidak terjadi kepada 14 penerima bantuan ini,” ucap Tomy.

Dikatakannya dengan bantuan tersebut, justru harus semakin memberikan semangat untuk berusaha, sehingga UKM di Kabupaten Bulukumba kualitasnya bisa meningkat, dan berdampak pada usaha yang semakin besar, peralatan semakin bertambah, dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Pertumbuhan ekonomi daerah, lanjut Tomy banyak ditopang oleh usaha-usaha kecil menengah. Semakin banyak UKM bertumbuh maka perputaran uang di Bulukumba semakin besar.

Pada kesempatan tersebut, Tomy memotivasi para pelaku UKM untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya sesuai perkembangan zaman. Dirinya juga meminta agar para pelaku usaha tidak minder.

“Harus ditanamkan bahwa menjadi pengusaha itu bukan pekerjaan kelas dua atau pekerjaan sampingan. Ada pandangan masyarakat bahwa menjadi PNS itu adalah profesi idaman, padahal pelaku usaha itulah yang bisa lebih bisa mendapatkan profit lebih besar dibanding menjadi PNS,” ungkapnya.

Salah seorang penerima bantuan, Nuraeni asal Kelurahan Palampang Kecamatan Rilau Ale yang memiliki usaha menjahit, mengaku bersyukur dengan bantuan yang diterima. Dengan bantuan tersebut, kelompoknya bisa menyelesaikan pesanan jahitan lebih banyak.

“Kami sangat bersyukur, karena menjadi salah satu penerima bantuan ini,” kata Nuraeni.

Leave a Reply